Tugas Wawancara dengan Wirausaha

Tugas Kewirausahaan Wawancara Dengan Pengusaha Topi

I. Latar Belakang Wirausaha


a) . Isi Laporan


    Nama Pengusaha : Niawati

    Alamat                    : Jl. Sadang Sari. Kec                                               Margahayu. Kab Bandung.

    TTL                          : Bandung, 19 Oktober 1979 

    Agama                    : Islam


b) . Alasan Pemilihan Produk


           Topi tentunya memiliki fungsi yaitu melindungi rambut dan kepala dari sengatan sinar matahari yang berpotensi mengganggu kesehatan rambut. Wajib diketahui jika sinar matahari terkena kulit kepala, maka kulit kepala akan mengalami dehidrasi.
          Kemudian alasan dari narasumber yaitu, untuk menghidupi keluarga dan mempunyai keterampilan.


c) . Waktu Pelaksanaan

     

       Hari, Tanggal : Selasa, 13 Agustus 2019

       Pukul               : 20.24 WIB

       Narasumber  : Ibu Niawati


II. Cara Produksi Produk

•  Membeli bahan topi (waktu yang dibutuhkan satu hari)

•  Setelah membeli kain bahan topi, proses selanjutnya membuat pola topi, memotong pola topi, menempelkan kain pengeras pada potongan bahan topi yang mau diprinting atau juga sablon. (Waktu yang dibutuhkan 1 hari)

•  Proses selanjutnya masuk printing atau sablonan. Pihak printing topi atau sablon topi akan menyetting design yang mau diprinting atau disablon. Waktu yang dibutuhkan untuk printing topi atau sablon topi tergantung dari banyaknya jumlah pesanan, kerumitan design serta antrian pemesan lainnya. Biasanya waktu yang dibutuhkan antara 2 hari sampai 7 hari.

Setelah proses printing atau sablon selesai, langkah selanjutnya adalah proses Quality Control pada sablonan dan printing untuk memisahkan mana yang reject dan bagus.

Setelah Quality Control printing atau sablonan dilakukan, barulah masuk proses jahit topi. Seorang penjahit mampu menyelesaikan jahitan topinya antara 2-5 Kodi dalam sehari. Jumlah ini ditentukan oleh jenis topi, kerumitan topi dan kerapihan topi.

Setelah proses jahit selesai, langkah selanjutnya Quality Control topi untuk memisahkan topi yang reject dan bagus.

Langkah selanjutnya adalah finishing, pembersihan benang jahit dan lain lain.

Proses selanjutnya setrika topi

Setelah topi disetrika, barulah dipacking

Setelah semuanya rapi, kami antarkan pesanan topi ke rumah pemesan atau ke tempat jasa pengiriman barang.
   


III. Cara Memasarkan dan Wilayahnya


    Ibu Niawati memasarkan hasil produksinya ke Glosir, pasar - pasar, dan toko - toko


IV.  Cara Mengemas


    Dikemas dengan menggunakan plastik per kodi


V.  Karakter Wirausahawan

       

       Wiraswasta


VI.  Hasil Wawancara

   

     Pada hari Selasa, 13 Agustus 2019,             pukul 20.24 WIB saya datang ke rumah Ibu Niawati " Pengusaha Topi".           

     Berikut hasil wawancara saya dengan Ibu Niawati

A :  "Assalamualaikum Wr.Wb".

N :  "Waalaikumsalam Wr.Wb".

A : " Ibu, saya siswi dari SMK ANGKASA 2 ,mendapat tugas tentang Kewirausahaan untuk mewawancarai pengusaha dan saya kemari karena saya sudah memutuskan untuk mewawancarai Ibu sebagai pengusaha topi".

N : " Iya baik Silakan".

A : " Apa latar belakang ibu mendirikan usaha ini? ".

N : " Saya menjalankan usaha ini karena ini keterampilan saya, dan juga untuk menghidupkan kaluarga saya".

A : " Sejak kapan Ibu mendirikan usaha ini? ".

N : " Sejak tahun 2013".

A :" Apa saja bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat Topi ini bu? ".

N : " Untuk bahan, disini saya menggunakan kain jenis Twill Sueding, Drill, Raffel, Kanvas. Kemudian untuk alat - alatnya ada Mesin Printing, Penyablonan, Mesin Jahit, Mesin Press Topi, Mesin pembuat Lubang Topi ".

A :" Wah, ternyata banyak banyak juga ya bu bahan - bahan dan alat-alat yang dibutuhkan untuk proses pembuatan topi. Dan butuh waktu berapa lama yang dibutuhkan untuk proses pembuatan topi-nya bu? ".

N :" Satu hari saja saya bisa mendapatkan beberapa kodi topi ".

A :" Saya ingin mengetahui cara pembuatan topi , bisakah ibu menjelaskan bagaimana cara pembuatan topi kepada saya? ".

N :"Membeli bahan topi, waktu yang dibutuhkan satu hari. Setelah membeli kain bahan topi, proses selanjutnya membuat pola topi, memotong pola topi, menempelkan kain pengeras pada potongan bahan topi yang mau diprinting atau juga sablon. Waktu yang dibutuhkan 1 hari. Proses selanjutnya masuk printing atau sablonan. Pihak printing topi atau sablon topi akan menyetting design yang mau diprinting atau disablon. Waktu yang dibutuhkan untuk printing topi atau sablon topi tergantung dari banyaknya jumlah pesanan, kerumitan design serta antrian pemesan lainnya. Biasanya waktu yang dibutuhkan antara 2 hari sampai 7 hari. Setelah proses printing atau sablon selesai, langkah selanjutnya adalah proses Quality Control pada sablonan dan printing untuk memisahkan mana yang reject dan bagus. Setelah Quality Control printing atau sablonan dilakukan, barulah masuk proses jahit topi. Seorang penjahit mampu menyelesaikan jahitan topinya antara 2-5 Kodi dalam sehari. Jumlah ini ditentukan oleh jenis topi, kerumitan topi dan kerapihan topi. Setelah proses jahit selesai, langkah selanjutnya Quality Control topi untuk memisahkan topi yang reject dan bagus. Langkah selanjutnya adalah finishing, pembersihan benang jahit dan lain lain. Setelah semuanya rapi, kami antarkan pesanan topi ke rumah pemesan atau ke tempat jasa pengiriman barang. ".

A :" Dimana saja Ibu menjualkan topi ini ? ".

N :" Saya jual ke glosir, toko - toko, dan pasar ".

A :" Oh jadi begitu. Ya sudah terima kasih Ibu atas waktunya".

N :" Iya sama-sama ".

A :" Wassalamualaikum Wr.Wb ".

N :" Waalaikumsalam Wr.Wb ".


* Keterangan:
- A : Veny Asri Amelia

- N : Ibu Niawati (Narasumber)


VII.  Kesimpulan


     Dalam proses pembuatan topi ini sangat menuntut kerja yang bersangkutan dengan , kesabaran dan penuh ketelitian agar dapat menghasilkan topi yang baik, bagus dan tidak mudah rusak.



#. Foto – foto






Komentar

  1. Good job ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ‘

    BalasHapus
  2. Dari keterampilan yg dipunya bisa jadi uang yaa

    BalasHapus
  3. Manfaat sekali ilmunya๐Ÿ‘

    BalasHapus
  4. Mantapeeeeee๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus

Posting Komentar